Jakarta sedang bersiap banjir. Tidak ada yg sanggup memungkiri bahwa persiapan Pemerintah Propinsi Jakarta dalam mencegah datangnya banjir di periode hujan th 2015-2016 ini benar-benar telah teramat masif dilakukan. Tidak aneh memang lah, pasalnya banjir di Jakarta benar-benar ketakutan yg telah bersi teguh sewaktu berabad silam. Duit digelontorkan utk mengatasi banjir Jakarta, sarana pula ramai-ramai menyorotnya. Tetapi diwaktu masa hujan telah deras membasahi Jakarta, banjir di Jakarta belum mencapai titik terparah.
Justru berita bencana banjir yg ekstrem & parah malah berjalan jauh dari Jakarta. Seperti yg dkabarkan sekian banyak disaat dulu. Banjir bandang masihlah saja menerjang wilayah Aceh Selatan. Tepatnya di wilayah Kecamatan Trumon Tengah. Bahkan banjir bandang di Aceh ini telah berlangung sejak Jumat, (27/11) tengah malam dulu. Sampai artikel ini diturunkan, banjir bandang di Aceh Selatan ini sedikitnya telah menimbun 92 satuan rumah dgn lumpur tebal akibat banjir.
Dilansir dari page Antara, Satu satuan rumah warga yg rusak berat akibat tertimpa pohon kayu, milik Kamarudin (70), sedangkan satu satuan lagi milik Jaiton (50) satu orang janda, pula rusak berat akibat dihantam arus banjir. Sedangkan yang lain cuma tertimbun lumpur. Arus banjir bandang yg menghantam wilayah Aceh Selatan mampu dikategorikan pass parah, pasalnya derasnya arus banjir hingga ikut menumbangkan pohon-pohon akbar & menghanyutkannya dengan cara liar dalam arus banjir.
Akibatnya tidak sedikit rumah penduduk yg dihantam oleh batang pohon-pohon gede. Puluhan rumah yg hancur dihantam pohon agung terdapat di Desa Krueng Bate.
Sementara itu, biarpun banjir bandang di Aceh Selatan ini belum menyebabkan korban jiwa akibat tenggelam terseret arus, tetapi banjir akbar ini telah mengambil kerusakan alat umum yg pass parah. Dilaporkan oleh page CNN Indonesia, banjir bandang di Aceh telah merusak tidak sedikit jalan, jembatan, masjid, sekolah, puskesmas & lahan pertanian milik masyarakat di Aceh Selatan.
Lantas, dikala Jakarta masihlah sedang bersiap menghadapi periode hujan & ancaman banjir, kenapa banjir mampu berlangsung di Aceh Selatan?
Perkiraan banjir di Aceh disebabkan oleh rusaknya aliran sungai, tidak sedikit muara sungai yg tersumbat oleh pepohonan sisa dari pembalakan liar. Akibat penyumbatan aliran sungai ini, derasnya arus pula berpindah membelok ke arah pemukiman masyarakat.
Masihlah dikutip dari CNN Indonesia, Camat Trumon Tengah, Abdul Munir menyampaikan, banjir bandang telah merusak media pipa air bersih. Padahal dalam keadaan darurat ini pipa itu amat dibutuhkan buat mengaliri keperluan air bagi semua penduduk kecamatan tersebut.(cal)
img : merdeka.com
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar