Masa hujan thn 2015 ini tampak makin bertambah intensitasnya. Di antara derasnya hujan, pemberitaan alat masihlah saja berkutat berkenaan persiapan banjir Jakarta yg memang lah telah lama jadi bencana tahunan Ibukota. Tetapi sadarkah Kita bahwa hujan yg seterusnya mengambil bencana banjir merupakan pertanda bahwa Kita belum serta sanggup arif & bijak dalam merawat alam?
Tengok saja berkenaan bencana banjir yg sekarang ini justru berjalan jauh dari Ibukota Jakarta. Dilaporkan dari page Antaranews, banjir gede justru berjalan jauh dari Ibukota. Nyaris tenggelam dalam hingar bingar pemberitaan gonjang-ganjing politik di Senayan. Diperkirakan akibat rusaknya wilayah muara sungai oleh kegiatan penebangan liar sudah jadi penyebab mutlak dari banjir bandang yg menerjang Kecamatan Trumon Tengah, Kab Aceh Selatan sejak Jumat (27/11) dulu. Wilayah dihantam banjir terparah ada di Kecamatan Krueng Bate, Kecamatan Trumon Tengah, Aceh Selatan.
Lantas macam mana keadaan para pengungsi yg saat ini masihlah menetap di tenda-tenda pengungsian? Umumnya korban pengungsi banjir bandang Aceh yaitu masyarakat Krueng Bate yg mesti diungsikan. Pasalnya air konsisten bergerak makin deras. Bahkan ikut mengambil iumpur & menghanyutkan beberapa ratus batang pohon berukuran akbar sisa penebangan liar.
Sampai tulisan ini diturunkan, pengungsi korban banjir bandang yg menetap di tempat yg lebih aman membutuhkan pasokan air bersih. Seperti dilansir dari page CNN, kepentingan mendesak yg difungsikan masyarakat korban banjir bandang di Aceh Selatan ialah air bersih. Kenapa begitu?
Terjangan banjir dahsyat menghancurkan pipa air bersih yg selagi ini menyalurkan air dari mata air ke rumah-rumah penduduk,
Terkecuali pasokan air bersih, penduduk korban banjir bandang di Desa Krueng Bate Aceh Selatan pun amat sangat membutuhkan sembako & baju, khususnya utk meringankan kegiatan mencari ilmu murid sekolah.
Tapi, terhadap Intinya, air bersih yaitu kepentingan penting yg tetap mendesak utk dipenuhi bagi korban banjir di Aceh Selatan. BPBD Aceh Selatan telah coba utk menyuplai air bersih bagi korban banjir di Krueng Bate bersama mengerahkan beebrapa mobil pemadam kebakaran ke Desa Krueng Bate. Sesudah air banjir perlahan berkurang, nantinya air bersih bakal dimanfaatkan buat membersihkan tumpukan lumpur di rumah penduduk. Dapat tapi disaat air surut, bukan berarti banjir bandang tidak akan terulang lagi. Hujan deras mampu kapanpun datang, apabila aliran sungai penyebab banjir di Aceh Selatan belum dikembalikan ke keadaan alamiahnya, sehingga banjir bandang tentu bakal tetap berulang sampai periode hujan mogok pertengahan th depan. (cal)
img : tribunnews
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar