Barangkali hujan deras mengguyur Jakarta dibenarkan dengan cara ilmiah melalui pantauan satelit cuaca dari oleh Tubuh Meteorologi Klimatologi & Geofisika (Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika). Menurut rumus, hujan sejak mulai intensitas sedang sampai deras bakal mengguyur Jakarta dalam sekian banyak hri ke depan. Bahkan berturut-turut sejak pagi sampai tengah malam hri.
Tengok saja dengan cara apa pantauan satelit cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika yg mampu dipandang dengan cara realtime satu jam sekali melalui page satelit.Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika.go.id, mulai sejak pagi sampai tengah malam diatas pulau Jawa “penuh” bersama kumparan awan cumulonimbus yg ditampilkan dgn warna merah menyala. Awan cumulonimbus merupakan awan yg jadi pemicu hujan badai. Awan yg paling dihindari oleh peawat yg sedang mengudara.
Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika buat potensi hujan di hri ini, Rabu 16 Desember 2015 menunjukkan perkiraan sbg berikut, data dikutip dari laporan Kantor Kabar Antaranews.
Jakarta Utara diprakirakan hujan ringan sejak pagi sampai siang & hujan dgn intensitas sedang tengah malam harinya. Jakarta Barat hujan sedang sejak pagi sampai siang & hujan ringan malamnya.
Jakarta Selatan & Jakarta Timur menurut prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, Dan Geofisika bakal hujan dgn intensitas sedang kepada pagi hri & hujan ringan siang sampai tengah malam harinya.
Sementara itu, kawasan komuter di seputar Jakarta, seperti Depok, Tangerang, Bekasi, & Bogor pula diperkirakan dapat mengalami potensi hujan yg mirip. Intensitasnya sedang dari pagi hingga siang & ringan terhadap tengah malam hri.
Suhu hawa serta kelihatannya bakal lebih dingin dari suhu umumnya harian Ibukota. di titik terendah suhu Kota Jakarta & sekitarnya dapat berada disekitar 24 derajat celcius, & suhu maksimum ada di 33 derajat celcius.
Menyaksikan keadaan yg begitu, makin hri jelang akhir thn 2015 masyarakat Jakarta sepertinya telah mesti memprioritaskan kesiapsiagaan risiko banjir bandang pasca hujan lebat. Sebabnya, awan hujan berwarna kelabu teramat merata menutupi nyaris seluruhnya kawasan Ibukota. Mulai Sejak dari barat ke timur, & dari utara ke selatan.(cal)
img : antaranews
Sumber
Tidak ada komentar:
Posting Komentar