Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Senin ini hujan masih terus turun bahkan cenderung meningkat di beberapa wilayah Jakarta. Di beberapa pintu air (PA) dan waduk kondisi ketinggian air sudah meningkat dan masuk status Siaga 1. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (9/2) sore mencatat PA Karet ketinggian mencapai 630 cm dan PA (waduk) Pluit naik 125 cm.
Warga di sepanjang bantaran Sungai Ciliwung yaitu di Kampung Pulo, Gang Arus, dan Pengadegan harus mewaspadai banjir. Banjir masih menggenangi air mancur depan Indosat arah Jl. Abdul Muis setinggi 50 cm sehingga tidak bisa dilewati.Banjir di Kelapa Gading dan Sunter juga makin naik.
Pemukiman di sekitar Kelurahan Karet Tengsin Jakarta Pusat bahkan sudah terendam banjir mencapai ukuran leher orang dewasa. Sebagian warga di sini, terutama yang rumahnya hanya berlantai 1, sudah mengungsi. Titik genangan air di 5 wilayah Jakarta, hingga pukul 15.00 terpantau melebihi 55 titik.
Dengan data seperti itu di PA Karet maka daerah-daerah yang teredam banjir adalah beberapa wilayah di Jakarta Pusat seperti Stasiun Tanah Abang, Jati Baru, Petamburan, Jakarta Barat yakni wilayah Jati Pinggir, JPO antara Roxy, Latumenten, dan Jakarta Utara yaitu wilayah Teluk Gong, Perumahan nelayan Kapuk, dan Muara Angke.
Sementara itu pintu air di beberapa sungai juga bergerak naik. Pintu air Katulampa naik menjadi 80 cm (Siaga III) pada pukul 14.10 Wib. Pintu Manggarai naik menjadi 800 cm (Siaga III) pukul 12.00 Wib dan 825 cm (Siaga III) pada pukul 14.10 Wib. Pintu air Pasar Ikan 199 cm (Siaga II) pada pukul 14.10 dan pintu air Pluit naik menjadi 125 cm. Dengan kondisi seperti ini banjir diperkirakan berpotensi meluas. Pasokan air dari hulu makin meningkat sementara itu wilayah hilir sudah terendam banjir. (Rescue ACT)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar